Kamis, 01 Desember 2016

Tips Menggunakan Asuransi Dengan Benar Untuk Menghadapi Proses Persalinan

Proses kehamilan yang terjadi pada kaum wanita merupakan anugerah yang sangat membahagiakan bagi satu keluarga. Sehingga dari hal ini, anda sebagai seorang suami akan mempersiapkan segala sesuatu dengan matang sehingga proses persalinan sang istri dapat berjalan dengan mudah. Mulai dari biaya persalinan rumah sakit maupun tambahan lainnya yang membuat anda akan bekerja lebih keras dan mencoba menyisihkan sedikit uang untuk ditabung. Hasil tabungan nantinya akan dipakai untuk kelancaran proses persalinan istri.

Namun, dari beberapa kasus yang terjadi, tabungan dari penyisihan uang saja tidak cukup untuk menutupi biaya persalinan sekarang ini. Pasalnya, biaya kesehatan tentu akan meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, alternatif lain yang dapat dipakai sebagai solusi proses persalinan ini yaitu dengan menggunakan asuransi ibu hamil. Namun tentunya anda tetap harus menyisihkan biaya untuk membayar biaya premi setiap bulannya.


Gambar 1. Asuransi Untuk Ibu Hamil

Berikut ini akan disajikan beberapa tips supaya perencanaan proses persalinan menggunakan asuransi dapat berjalan dengan lancar.
  1. Perencanaan Awal
    Langkah awal yang harus dipikirkan terlebih dahulu adalah membuat perencanaan target biaya yang harus dikeluarkan untuk persalinan istri. Untuk hal ini, biaya yang dimaksudkan hanya untuk proses persalinan di rumah sakit saja dan belum termasuk perlengkapan-perlengkapan bayi nantinya. Anda sudah harus mencoba kalkulasi estimasi biaya yang dikeluarkan kemudian menentukan apakah akan menggunakan asuransi atau menggunakan hasil tabungan saja. Apabila biaya premi perusahaan asuransi ibu hamil yang didapatkan cukup terjangkau, anda tidak perlu ragu lagi menggunakannya karena lebih bermanfaat dibandingkan dengan bermodalkan tabungan saja.

  2. Ikut Asuransi
    Bila anda memang sudah berpikir dengan matang dan ingin menggunakan asuransi ibu hamil saja, anda sebaiknya sudah mendaftarkannya jauh-jauh hari sebelum proses persalinan tiba. Pasalnya, dana asuransi ibu hamil dari perusahaan-perusahaan biasanya hanya dapat dicairkan dalam jangka waktu kira-kira 1 tahun. Oleh karena itu, asuransi ini sebaiknya sudah didaftarkan ketika anda sudah mulai membangun rumah tangga.

  3. Perhatikan Dengan Rinci Tanggungan Asuransi
    Pemilihan asuransi ibu hamil yang tepat sebaiknya mempertimbangkan dengan rinci mengenai tanggungan apa saja yang diberikan dari perusahaan tersebut. Tidak cukup hanya pertanggungan proses persalinan saja, biaya perawatan selanjutnya untuk ibu dan bayi juga harus diperhitungkan. Untuk perawatan ini, biaya premi asuransi yang dikeluarkan setiap bulannya juga akan semakin mahal.

  4. Perencanaan Akhir
    Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah kembali mengevaluasi pilihan yang sudah ditetapkan baik menggunakan dana asuransi ataupun menggunakan modal tabungan saja. Lakukan kalkulasi sekali lagi mengenai dana yang dibutuhkan serta pengeluaran anda setiap bulannya untuk proses persalinan istri. Pikirkan semuanya dengan matang sehingga ekonomi finansial rumah tangga tidak akan terbebani oleh proses persalinan sang istri.

Oleh: Stevanus

Referensi:
https://www.cermati.com/artikel/persiapan-melahirkan-pilih-menabung-atau-gunakan-asuransi
Referensi Gambar:
http://www.sehatfresh.com/wp-content/uploads/2016/03/Ibu-Hamil-1.jpg


Related Posts :