Jumat, 22 Januari 2016

Tips Memilih Asuransi Menurut Direktur Eksekutif AAJI

Asuransi merupakan faktor yang sangat penting untuk memberikan proteksi ketika menghadapi keadaan di luar prediksi manusia. Sebaiknya asuransi dilakukan sedini mungkin agar menjadi pembelajaran dan pembayaran preminya lebih murah. Agar anda bisa memulai mencoba asuransi, cobalah membeli polis dengan fasilitas yang paling murah terlebih dahulu.

Akan tetapi untuk memulai asuransi, Anda harus memiliki metode yang paling tepat agar tidak menyesal ke depannya. Hal ini menghindari adanya sejumlah penipuan oleh perusahaan atau para marketing. Berikut adalah beberapa tips untuk memilih asuransi yang paling tepat menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Benny Waworuntu. Hal ini dia ungkapkan dalam acara Jurnalist Class & Gathering yang diselenggarakan oleh OJK pada Sabtu (23/11/2013).

  1. Mencari asuransi sesuai kebutuhan

    Untuk menggunakan asuransi secara tepat, Anda harus mengetahui apa yang menjadi kebutuhan bagi Anda. Sebab, asuransi hanya dapat dilakukan klaim ketika kejadian yang dimaksud terjadi. Sebagai contoh jika berada di tempat rawan bakteri atau memiliki penyakit kronis, cobalah untuk menggunakan asuransi kesehatan. Jika kebutuhan Anda lebih dari satu, maka sebaiknya Anda bisa mengatur hal mana yang paling membutuhkan pemakaian asuransi.


    Gambar 1. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Benny Waworuntu, dalam acara Jurnalist Class & Gathering

  2. Pilih asuransi sesuai kemampuan

    Untuk menggunakan asuransi, Anda harus membeli polis dengan sejumlah uang. Beberapa asuransi memiliki jumlah uang yang berbeda satu dengan lainnya. Anda tidak perlu memaksakan kemampuan Anda untuk melakukan asuransi bila keadaan keuangan tidak mencukupi. Jika terlalu mahal, Anda bisa mengakalinya dengan berpindah ke perusahaan asuransi yang menyediakan uang yang lebih murah dari sebelumnya.

  3. Membeli produk asuransi yang resmi

    Harga sebuah polis asuransi memang menjadi incaran para calon nasabahnya. Sebab, jika orang yang memiliki kebutuhan asuransi yang banyak, mereka akan mencoba untuk memilih produk dengan harga premi lebih murah. Namun, Anda perlu berhati-hati dalam memilih produk tersebut dengan melihat apakah mereka sudah memiliki lisensi yang resmi atau belum. Asuransi resmi adalah produk yang telah mendapatkan lisensi dari AAUI atau AAIJ.

  4. Memahami prosedur

    Seringkali pihak marketing melakukan penawaran yang menggiurkan para calon nasabahnya. Mereka akan lebih fokus tentang apa yang akan didapatkan nasabah ketika melakukan klaim asuransi. Namun, prinsipnya adalah asuransi dapat diklaim manakala kejadian tersebut terjadi pada diri yang bersangkutan. Biasanya proses klaim juga menyertakan beberapa syarat yang wajib dipenuhi. Kenali dahulu prosedur sebelum Anda memasuki asuransi lebih dalam.

  5. Selalu terbuka dan berterus terang

    Hal ini dilakukan supaya pihak marketing tidak memberikan asuransi yang berada di luar kemampuan Anda. Ketidak jujuran akan membawa kerugian pada diri Anda selain marketing juga tidak mendapatkan nasabahnya. Sebab, siapa tahu mereka memiliki produk dengan harga terjangkau yang menjawab kebutuhan Anda di masa depan.

  6. Membaca ketentuan polis

    Seringkali nasabah mengeluh dengan sistem klaim yang sulit. Kenyataannya mereka tidak membaca dengan seksama ketentuan polis asuransi. Sebab, untuk melakukan klaim biasanya tidak semudah yang diutarakan oleh para marketing. Anda butuh berbagai ketentuan agar asuransi tersebut dapat dinikmati ketika keadaan termasuk akhirnya datang dalam hidup Anda.

Referensi:
1. http://bisnis.liputan6.com/read/754388/6-tips-memilih-asuransi-yang-tepat
Sumber gambar:
1. http://www.indopos.co.id/wp-content/uploads/2014/03/h168.jpg


Related Posts :