Sabtu, 09 Januari 2016

Penyebab Asuransi Unit Link Tidak Maksimal

Banyak masyarakat Indonesia sudah peduli akan pentingnya peran asuransi. Hal ini didukung dengan meningkatnya angka pemakaian asuransi pada seluruh kota di Indonesia. Asuransi merupakan perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang mewajibkan tertanggung membayar sejumlah premi untuk memberikan penggantian atas risiko kerugian, kerusakan, kematian atau kehilangan yang mungkin terjadi atas peristiwa yang tidak terduga. Asuransi mempunyai banyak jenis, salah satu dari jenisnya adalah asuransi unit link.

Asuransi unit link adalah asuransi pemilik dua kantong yaitu kantong investasi dan kantong proteksi. Uang premi yang dibayarkan nasabah akan digunakan untuk membayar proteksi dan sebagian lainnya ditempatkan pada reksa dna dalam bentuk unit. Reksa dana sendiri itu merupakan suatu produk investasi dari perusahaan yang masuk dalam kategori pasar modal yang diawasi oleh OJK sehingga dapat melakukan kegiatan perhimpunan dana.

Investasi di sini memiliki tujuan yaitu keuangan layaknya dana pensiun ataupun dana pendidikan. Sedangkan proteksi adalah bentuk perlindungan pihak asuransi dari berbagai risiko seperti meninggal dunia, cacat selamanya maupun sakit. Proteksi sangat diperlukan apabila pencari nafkah sakit ataupun meninggal dunia yang menyebabkan investasi berhenti sehingga membuat keluarga yang ditinggalkan mengalami kesulitan ekonomi. Maka asuransi unit link ini paket komplit untuk ada yang menginginkan dua kantong.

Berbeda jenis produk berbeda pula kegunaan serta manfaat beserta kerugiannya. Beberapa masyarakat Indonesia mulai tertarik dengan asuransi unit link ini karena adanya tawaran menarik dari setiap agen yang mempromosikannya seperti hasil investasi yang melambung tinggi. Namun ada pula masyarakat yang menganggap investasi asuransi unit link ini tidak memberikan hasil yang maksimal. Investasi unit link ini sebenarnya sama saja dengan investasi murni biasanya yang membedakan hanya perusahaan asuransi yang mengelolanya.

Ada beberapa penyebab asuransi unit link ini menjadi tidak maksimal, antara lain :

  1. Hasil Tergantung Nasabah

    Jika ingin memperoleh hasil maksimal maka seorang nasabah harus memanfaatkan potensi agar hasil investasi dapat dimaksimalkan sedemikian rupa. Ini tergantung dengan pilihan yang ada ketika perusahaan asuransi memberikan antara beberapa berkas berisi profil risiko. Hasil yang sangat maksimal akan diikuti oleh risiko yang besar juga. Namun, asuransi unit link ini sangat cocok untuk seorang investor yang giat dalam berinvestasi.

  2. Salah Menilai Profil Risiko
    Asuransi unit link dapat dikatakan tidak maksimal karena banyaknya para nasabah salah dalam menilai profil risikonya sendiri. Hal ini lah yang harus dibenahi ketika ingin menggunakan asuransi unit link dengan menuai hasil yang memuaskan, seorang nasabah atau investor harus mengerti benar semua tentang investasi sebelum mereka berkecimpung ke dalam dunia tersebut.

  3. Kurang Memanfaatkan Fasilitas Switch

    Fasilitas switch ini merupakan pergantian penempatan dana investasi hanya dalam jangka lima kali dalam setahun. Misalnya saja jika pasar saham berada di tingkat yang bagus, seorang investor dapat memperbesar alokasi penempatan dana pada sektor tersebut.

Investasi murni dan unit link adalah dua hal tidak serupa karena masing-masing itu mempunyai kegunaannya masing-masing. Jika Anda ingin berinvestasi dalam jangka panjang tanpa mengajar target keuangan apapun itu sambil mendapatkan proteksi, asuransi unit link inilah merupakan alternatif yang tepat.


Related Posts :