Kamis, 07 Januari 2016

Langkah Melakukan Klaim Asuransi Kendaraan Yang Hilang

Hampir semua masyarakat di Indonesia memiliki kendaraan pribadi mulai dari sepeda motor sampai mobil mewah. Mendapatkannya dengan jerih payah serta keringat akan membuat pemilik kendaraan tersebut selalu menjaganya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sebagian besar masyarakat Indonesia juga sudah mendaftarkan kendaraannya kepada perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia. Mengasuransikan kendaraan memang sangat dibutuhkan oleh pemilik kendaraan karena akan meminimalisir hal yang di luar kendali manusia nantinya.

Pihak asuransi akan mengganti rugi atas kerusakan ataupun mengganti mobil akibat raibnya mobil sang nasabah. Dengan mengasuransikan kendaraan Anda maka biaya yang nantinya akan dikeluarkan akan semakin sedikit. Jika Anda ingin membeli asuransi kendaraan pastikan untuk membandingkan perusahaan asuransi yang satu dengan yang lainnya, cara ini dapat membantu Anda untuk menemukan produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Selain itu, Anda juga harus membandingkan biaya premi yang akan dikeluarkan setiap bulannya layak dengan fasilitas yang nantinya Anda dapatkan atau tidak. Hal ini akan membuat Anda tidak akan merasa kecewa pada akhirnya. Telitilah sebelum menentukan sesuatu dan jangan lupa untuk menanyakan hal yang tidak Anda mengerti kepada agen-agen asuransi. Langkah selanjutnya Anda harus memahami apa saja yang harus dilakukan ketika ingin mengajukan klaim kendaraan Anda yang hilang.

Kehilangan kendaraan kesayangan memang sangat menyayat hati terlebih lagi jika kendaraan tersebut masih terbilang baru. Dengan Anda mengasuransikannya hal yang perlu dilakukan ialah melaporkannya ke kantor polisi setempat di mana peristiwa kehilangan terjadi, pelaporan ini memiliki renta waktu 1x24 jam. Hal ini guna memperoleh surat kehilangan dan dapat memblokir dokumen-dokumen kendaraan yang hilang tersebut. Kemudian Anda harus melaporkan kejadian ini ke perusahaan asuransi di mana Anda mengasuransikan kendaraan tersebut dalam tempo 3x24 jam. Selanjutnya Anda harus melengkapi beberapa dokumen penting untuk pengajuan klaim. Dokumen tersebut berupa :

  1. Formulir klaim dari perusahaan asuransi yang sudah diisi dengan lengkap
  2. Fotokopi polis asuransi
  3. Fotokopi SIM dan KTP
  4. Surat laporan kehilangan asli dari kantor kepolisian setempat
  5. BPKB, faktur dan sertifikat pembelian asli
  6. STNK asli
  7. Kuitansi bermeterai kosong rangkap tiga
  8. Kunci kontak kendaraan asli
  9. Surat keterangan kadit serse polda
  10. Surat tanda pemblokiran STNK polda
  11. Surat subrogasi

Itulah dokumen-dokumen penting ketika ingin mengajukan klaim asuransi. Jika tidak dipenuhi persyaratan tersebut maka klaim tidak akan diterima pengajuannya. Untuk mendapatkan surat pemblokiran STNK, Anda harus meminta surat permohonan dari perusahaan asuransi sebelumnya mengurusnya ke polda setempat. Serta harus melampirkan beberapa dokumen seperti surat laporan polisi, BAP, Lapju, KTP, BPKB dan STNK untuk diserahkan ke pihak asuransi.

Untuk meminta surat dari Direktorat Reserse harus melengkapi beberapa dokumen seperti mengisi formulir permohonan dari reserse, fotokopi KTP, BPKB, STNK, polis asuransi, tanda laporan dari kepolisian, faktur pembelian kendaraan, serta melampirkan lapju dari polsek dan daftar pencarian barang. Pihak asuransi dikatakan akan menyelesaikan klaim tersebut ketika semua dokumen sudah lengkap tanpa kekurangan apapun.

Ketika ingin mengajukan klaim selain melengkapi dokumen-dokumen tersebut, Anda harus memastikan beberapa hal seperti rutinnya membayar premi agar Anda masih dinyatakan sebagai nasabah aktif dan tidak ada kesalahan pengetikan pada identitas kendaraan ataupun nama pemiliknya. Dengan memenuhi semua syarat yang sudah ditentukan kecil kemungkinan jika klaim akan ditolak oleh pihak asuransi.


Related Posts :