Selasa, 05 Januari 2016

4 Mitos Asuransi Motor Yang Tidak Anda Ketahui

Setiap tahunnya angka pengguna kendaraan bermotor di Indonesia semakin meningkat. Bahkan Indonesia digadang-gadang menjadi Negara dengan jumlah kendaraan bermotornya menempati peringkat pertama di kawasan Asia Tenggara. Hal ini tentu meresahkan bukan menjadi bangga karena menempati posisi pertama. Tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan beroda dua ini memang sangat tinggi dan didukung dengan pembayaran yang bisa diangsur selama beberapa bulan.

Bayangkan saja di dalam satu rumah jika ada 2 sampai 3 motor ditambah dengan rumah-rumah lainnya maka akan mencapai angka yang sangat fantastis. Anak sekolah saja sudah mempunyai motornya sendiri. Motor saat ini merupakan hal yang dapat dengan mudah dibeli. Mulai dari motor bebek biasa sampai motor mewah dijual di Indonesia dengan kisaran harga yang beragam. Memilikinya adalah kepuasan tersendiri yang dirasakan oleh sebagian orang. Ketika sudah mempunyai motor maka Anda akan senantiasa menjaganya agar selalu dalam dekapan.

Pasalnya, akhir-akhir beberapa kota di Indonesia sedang rawan-rawannya aksi pencurian motor. Tindakan tidak terpuji ini sudah memakan banyak korban, motor yang menjadi kendaraan serba guna ini harus rela hilang dibawa lari maling. Untuk itu, Anda memerlukan jasa asuransi untuk mengasuransikan motor Anda agar selalu terlindungi. Asuransi kendaraan bermotor adalah suatu jaminan yang memberikan perlindungan atas kerugian atau kehilangan dan kerusakan kendaraan bermotor yang disebabkan oleh hal tak terduga.

Mengasuransikan kendaraan bermotor Anda sangat penting guna menghindari hal-hal tak terduga. Banyak pengendara motor memilih asuransi jenis total lost only atau yang biasa disingkat dengan TLO. Asuransi jenis ini menanggung ketika terjadi sesuatu hal pada motor kesayangan Anda. Namun, asuransi motor TLO ini memiliki banyak mitos yang harus Anda ketahui. Berikut ini adalah mitos asuransi motor yang tidak diketahui para nasabahnya.

  1. Beli Murah

    Premi asuransi TLO memang lebih murah. Berbeda dengan asuransi all risk yang harga preminya mahal jika dibandingkan dengan asuransi TLO. Namun, dengan premi yang murah itu ada beberapa risiko yang nantinya tidak akan ditanggung oleh pihak asuransi. Risiko yang akan ditanggung hanya seperti risiko kerusakan minimal 75% dan kehilangan motor. Risiko kecil seperti tergores, benturan-benturan ringan tidak akan ditanggung oleh pihak asuransi.

  2. Tidak Menjamin Ganti Rugi

    Asuransi TLO ini tidaklah menjamin semua kasus ganti rugi saat motor kesayangan Anda lenyap begitu saja. Asuransi ini tidak bertanggung jawab ketika motor hilang dikarenakan mengalami penipuan jual beli motor, dilarikan oleh kerabat atau teman maupun diambil saat Anda dalam keadaan terhipnotis. Karena asuransi ini hanya akan mengganti kerugian ketika motor itu hilang akibat pencurian saat motor sedang diparkir, perampokan maupun perampasan.

  3. Tidak Mendapat 100% Ganti Rugi

    Anda tidak akan mendapatkan uang penggantian sebanyak 100% karena hal ini dikurangi angka penyusutan per tahunnya. Maka uang yang akan diterima nantinya bernilai lebih sedikit dibandingkan dengan harga motor pada saat awal membeli.

Itulah beberapa ulasan tentang mitos asuransi motor. Pemahaman ini akan membantu Anda ketika mencari-cari perusahaan asuransi untuk mengasuransikan motor kesayangan Anda. Selain menambah informasi, ulasan tersebut sebagai peringatan bahwa Anda harus lebih cermat dan teliti sebelum mengambil keputusan agar tidak menyesal di kemudian hari. Karena penyesalan hanya ada di akhir untuk itu mulailah meminimalisir rasa kekecewaan dengan rajin membaca informasi-informasi berguna untuk kehidupan Anda.


Related Posts :