Senin, 21 Desember 2015

Tips Agar Klaim Asuransi Tidak Ditolak

Pada jaman modern seperti sekarang ini semua biaya sudah mengalami kenaikan. Berbagai macam barang ataupun jasa menjadi mahal tak terkendali. Terutama di bidang kesehatan, semua serba mahal maka untuk menanggulangi biaya yang serba lebih itu dibutuhkan pihak asuransi. Asuransi merupakan salah satu bentuk pengendalian risiko yang dilakukan dengan cara mengalihkan risiko dari satu pihak kepada pihak lainnya yaitu perusahaan asuransi.

Mayoritas masyarakat Indonesia kini sudah memiliki asuransi. Nantinya, semua orang pemilik asuransi, pastinya ingin menggunakan asuransi pada saat-saat genting. Akan tetapi, banyak nasabah asuransi yang tidak dapat melakukan klaim. Kasus seperti ini terjadi karena kelalaian nasabah itu sendiri, contohnya saja polis asuransi yang sudah tidak aktif karena telat membayar premi sampai melewati masa tenggang yang telah ditentukan atau risiko yang terjadi tidak termasuk ke dalam kriteria yang diatur dalam polis asuransi.

Pada saat keadaan seperti inilah rasa kecewa mendalam akan muncul di dalam benak para nasabah. Lalu, apa yang harus diupayakan oleh para nasabah agar klaimnya berhasil dengan sukses? Berikut ini ada beberapa tips agar klaim asuransi berjalan mulus dan cepat.

  1. Bayar premi tepat waktu

    Selalu usahakan untuk membayar premi asuransi tepat waktu dan jika seandainya telat, usahakan agar tidak lebih dari batas tenggang waktunya. Ketika Anda membayar premi tepat waktu, itu akan membuat polis Anda selalu dalam keadaan aktif. Untuk menghindari kelupaan membayar premi, Anda dapat membayarkannya melalui rekening tabungan setiap bulannya dengan auto debet. Cara ini merupakan cara yang sangat efisien.

  2. Jujur dan berhati-hati

    Seorang nasabah harus jujur serta berhati-hati ketika mengisi surat permohonan asuransi. Anda harus memahami keseluruhannya sebelum mengisi surat permohonan asuransi karena di sana terdapat berbagai pertanyaan yang harus di jawab. Jawaban dari nasabah itulah yang akan menjadi acuan perusahaan asuransi untuk menerima atau menolak permohonan Anda.

  3. Melengkapi persyaratan pengajuan klaim

    Nantinya perusahaan akan meminta beberapa persyaratan saat pengajuan klaim apabila benar terjadi risiko pada tertanggung. Banyak contoh kasus yang tidak melengkapi persyaratan inilah yang menjadikan klaim tidak dibayarkan.

  4. Jangka waktu polis

    Nasabah tidak dapat menggunakan polis asuransi kadaluwarsa. Untuk itu diperlukannya nasabah untuk meneliti jangka waktu polis masih berlaku atau tidak.

4 tips singkat tapi berisi itu menjadi acuan Anda ketika menginginkan klaim turun secara lancar tanpa banyak hambatan. Karena ketika klaim asuransi ditolak itu adalah hal yang menyakitkan hati. Karena semua tidak akan berjalan sesuai dengan rencana. Untuk itu Anda sebagai nasabah yang baik harus memahami benar kiat-kiat yang harus dilakukan agar klaim asuransi yang Anda berikan tidak akan ditolak pada akhirnya.


Related Posts :