Sabtu, 19 Desember 2015

5 Hal Yang Harus Disiapkan Agar Pendaftaran Asuransi BPJS Berhasil

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau biasa dikenal BPJS ini merupakan badan usaha milik Negara. BPJS ini mempunyai tugas untuk menyelenggarakan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. BPJS awalnya bernama Akses, namun sesuai dengan UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS, PT. Akses Indonesia mengubah namanya menjadi BPJS Kesehatan pada tanggal 1 januari 2014 yang memiliki kantor pusat di Jakarta Pusat.

Program jaminan kesehatan dari pemerintah ini bersifat wajib sehingga seluruh masyarakat Indonesia harus memilikinya termasuk orang asing. Orang asing di sini memiliki artian yaitu orang asing yang bekerja minimal enam bulan di Indonesia dan telah membayar iuran per bulannya. Ternyata, jika seseorang sudah memiliki asuransi swasta tetap harus terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan hal tersebut sudah teratur dalam undang-undang yang berlaku.

Hal ini menjadikan masyarakat berbondong-bondong mendaftarkan diri mereka sendiri ataupun anggota keluarganya. Untuk mendaftarkan diri ke asuransi milik pemerintah ini ada beberapa hal yang harus disiapkan terlebih dahulu agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar dan sesuai dengan rencana.

  1. KTP atau e-KTP

    Ini merupakan hal wajib untuk pendaftaran asuransi BPJS. NIK yang ada pada ktp atau e-ktp itu menjadi syarat utama untuk mendaftar.

  2. Tempat Mendaftar

    Pendaftaran asuransi kesehatan ini dapat langsung dilakukan di kantor cabang mana saja. Selain mendaftar secara langsung, ada cara termudah yaitu melalui media internet yang disebut daftar online. Jika Anda mendaftar secara online ini akan membuat Anda terhindar dari antrian panjang. Cukup dengan membuka situsnya saja Anda tidak akan membuang banyak waktu Anda secara percuma.

  3. Fasilitas Kesehatan

    Anda dapat memilih fasilitas kesehatan sesuai alamat tempat tinggal terakhir. Ini akan mempermudah jika Anda berpindah tempat tinggal ataupun pekerjaan.

  4. Pembayaran Iuran

    Pembayaran iuran pertama paling cepat 14 hari dan paling lambat 30 hari setelah menerima virtual account untuk mendapatkan manfaat serta hak jaminan kesehatan. Iuran yang dibayarkan bersifat wajib pada setiap bulannya. Sehingga sistem akan otomatis terkunci jika Anda tidak membayar iuran dalam kurun waktu tiga bulan. Hal ini menyebabkan kartu BPJS tidak dapat digunakan.

  5. Satu Keluarga

    Peserta BPJS harus mendaftarkan diri serta anggota keluarganya menjadi peserta BPJS. Seperti yang tercantum dalam Peraturan Presiden No. 111 2013 pasal 11 ayat 3 bahwa setiap pekerja bukan penerima upah wajib mendaftarkan dirinya dan anggota keluarganya secara sendiri-sendiri atau berkelompok sebagai peserta jaminan kesehatan dengan membayar iuran.

Itulah beberapa hal penting ketika akan mendaftar asuransi BPJS. Jika Anda sudah paham apa saja yang diperlukan ketika ingin mendaftar, maka proses pendaftaran asuransi kesehatan Anda dapat berjalan dengan lancar serta tidak memakan waktu yang lama.


Related Posts :