Minggu, 01 Februari 2015

Cara Kerja BPJS

BPJS adalah asuransi kesehatan yang dibuat oleh pemerintah. Dengan adanya BPJS bisa membantu masyarakat dalam mengurangi beban biaya kesehatan. BPJS hanya bisa digunakan di rumah sakit tertentu yang sudah terdaftar BPJS. Sekarang ini sudah ada kebijakan dari pemerintah, agar setiap perusahaan mendaftarkan karyawannya Jika perusahaan belum mendaftarkan karyawannya, nanti akan dikenakan sanksi seperti pencabutan izin usaha atau harus membayar denda. Lewat BPJS, karyawan bisa mendapatkan asuransi kesehatan dan tidak perlu takut lagi jika terjadi kecelakaan pada saat kerja.

Untuk mendaftar BPJS tidak begitu sulit. Kita bisa datang ke kantor BPJS di daerah masing-masing. Kita harus membawa fotokopi ktp, kartu keluarga, NPWP kalau ada, dan foto 3x4 supaya lebih mudah diproses. Sesampainya di sana, kita harus mengisi formulir pendaftaran. Pendaftaran BPJS bisa dilakukan lewat online jadi, kita tidak perlu antri berjam-jam di kantor BPJS. Kita bisa mendaftar lewat website http://bpjs-kesehatan.go.id . Setelah mendaftar lewat online, kita bisa datang ke kantor BPJS terdekat untuk mengambil kartu. Untuk mengambil kartu kita harus menyerahkan fotokopi ktp, kartu keluarga, NPWP, dan foto berwarna 3x4.


Gambar 1. BPJS

Biasanya BPJS mempunyai iuran yang berbeda sesuai tingkatannya. Kelas 1 membayar 59.500/bulan, kelas 2 membayar 42.500/bulan, kelas 3 membayar 25.500/bulan. Saat mendaftar, kita harus langsung membayar iuran pertama. Untuk membayar iuran per bulan, BPJS hanya menerima pembayaran melalui ATM. BPJS hanya menggunakan ATM Mandiri, BRI, dan BNI. Untuk membayar iuran, kita harus memiliki virtual akun dari website BPJS. Jika kita telat dalam membayar, berarti kita dikenakan denda 2%. Kita harus membayar biaya iuran sebelum tanggal 10.


Gambar 2. Kantor BPJS

Saat penggunaan BPJS, kita harus membawa kartu peserta BPJS ke rumah sakit yang kita gunakan. Kartu BPJS hanya bisa digunakan di rumah sakit tempat kita berdomisili. Kartu BPJS hanya bisa digunakan di rumah sakit yang sudah terdaftar di BPJS. Misalkan kita tinggal di kota Samarinda berarti kartu BPJS tidak berlaku di Jakarta. BPJS hanya menanggung biaya rumah sakit dan tidak bisa untuk menebus obat obatan. Untuk kelas-kelas biasanya disesuaikan dengan di rumah sakit. Untuk kamar kelas 1 kebanyakan di rumah sakit sudah penuh dan banyak masyarakat yang lebih memilih menggunakan BPJS kelas 2.


Gambar 3. Kartu Peserta BPJS

BPJS sangat penting sekali bagi setiap kita. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi. Kita bisa menggunakan BPJS untuk biaya melahirkan, rawat inap, dan jika terjadi kecelakaan. Jika sudah terdaftar BPJS, biaya akan langsung ditanggung oleh BPJS. BPJS sudah terbukti karena banyak orang yang sudah merasakan manfaat dari BPJS. Jika kita belum terdaftar BPJS, ada sebaiknya kita mendaftar sebelum terlambat.

Oleh : Jenny
Referensi:
1. http://id.m.wikipedia.org/wiki/BPJS_Kesehatan
2. http://tips-sehat-keluarga-bunda.blogspot.com/2014/06/panduan-pendaftaran-bpjs-kesehatan.html?m=1
3. http://m.liputan6.com/health/read/789916/perusahaan-wajib-daftarkan-karyawan-jadi-peserta-bpjs

Gambar:
1. http://www.lowongankerjamu.net/wp-content/uploads/2014/01/Logo_BPJS_Kesehatan.jpg
2. https://togarsilaban.files.wordpress.com/2014/01/bpjs-2014.jpg
3. http://4.bp.blogspot.com/-1ppj5m1k5zI/VFhI2bv8bSI/AAAAAAAAG5E/28zch_bXSfY/s1600/kartu_bpjs.JPG


Related Posts :